Hubungan Antara Konsistensi Perancangan, Pelaksanaan dan Pengendalian Mutu Aspal Beton Terhadap Penurunan Kinerja Jalan

Fithra, Herman (2017) Hubungan Antara Konsistensi Perancangan, Pelaksanaan dan Pengendalian Mutu Aspal Beton Terhadap Penurunan Kinerja Jalan. SEFA BUMI PERSADA, LHOKSEUMAWE. ISBN 978-602-6960-39-9

[img]
Preview
Text
Buku Hubungan Antara Konsistensi.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Aspal beton (campuran panas) adalah campuran agregat kasar, agregat halus dan bahan pengisi (filler) dengan bahan pengikat aspal yang dicampur dalam temperatur yang tinggi dalam komposisi yang tertentu dan diikat oleh spesifikasi teknik. Campuran panas adalah campuran aspal panas untuk perkerasan lentur jalan raya terdiri dari agregat kasar, agregat halus, filer dan bahan pengikat aspal dengan perbandingan tertentu serta dicampurkan pada temperatur 155oC - 165oC. Di Indonesia lapisan permukaan perkerasan jalan umumnya menggunakan campuran aspal panas berupa Asphalt Concrete (AC). AC secara luas digunakan sebagai lapisan permukaan konstruksi jalan dengan lalulintas berat, sedang, ringan dan untuk landasan pacu lapangan terbang. Selain itu AC mempunyai kelebihan diantaranya; lapisan AC kedap air, dapat langsung dilalui oleh kendaraan setelah pelaksanaan penghamparan, sifat fleksibilitas tinggi sehingga mempunyai kenyamanan bagi pengendara, waktu pelaksanaan yang singkat sehingga tercipta efisiensi waktu, tahan lama terhadap gesekan ban kendaraan, pemeliharaan yang mudah dan murah serta ekonomis. Daya tahan atau keawetan AC ini sangat tergantung pada perancangan, pelaksanaan dan pengendalian mutu. Oleh karenanya sangat diharapkan adanya konsistensi dari tahap pembuatan Job Mix Formula sampai dengan pelaksanaan dan perawatan, dengan demikian penurunan kinerja jalan sesuai dengan umur rencana dan terhindar dari kerusakan dini. Buku referensi dari hasil penelitian ini membahas mulai dari perancangan aspal beton meliputi tata cara membuat job mix design (JMD), job mix formula (JMF), dan trial mix. Pelaksanaan dan pengendalian mutu ditentukan berdasarkan kegiatan dilapangan dan pengujian laboratorium dilakukan pada saat pelaksanaan konstruksi jalan. Penurunan kinerja jalan dinilai berdasarkan kerusakan jalan dengan melakukan pengujian ektraksi aspal beton hasil core drill. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui perbandingan DMF, JMF dan trial mix dan komposisi material AC selama masa pelayanan, sehingga diketahui penurunan kinerja jalan berdasarkan perbandingan komposisi material dan persentase kehilangan material campuran AC selama periode waktu tertentu. Dalam rangka memenuhi kebutuhan akan buku-buku hasil penelitian yang mengulas mengenai campuran AC dan proses core drill serta ekstraksi, penulis mengharapkan agar buku referensi ini nantinya akan menjadi sebagai buku pegangan bagi para mahasiswa, dosen dan praktisi yang sedang mendalami bahan dan perkerasan jalan. Karya penelitian ini dimaksudkan sebagai pengantar yang mengulas tentang tata cara memeriksa material aspal dan agregat, mencampur aspal dan agregat dalam campuran panas di laboratorium JMF, DMF dan ekstraksi di laboratorium serta trial mix dan core drill di lapangan sebagai pedoman kualitas. Sehingga buku referensi ini dapat dijadikan sebagai pegangan disamping buku-buku lainnya.

Item Type: Book
Uncontrolled Keywords: Mutu aspal beton
Subjects: T Technology & Engineering > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering
Depositing User: Dr. Herman Fithra
Date Deposited: 19 Feb 2018 06:06
Last Modified: 26 Jan 2019 09:27
URI: http://repository.unimal.ac.id/id/eprint/3409

Actions (login required)

View Item View Item