MODAL SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN PARTISIPATIF GUNA MENYONGSONG BERLAKUNYA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2016 (STUDI DI KOTA LHOKSEUMAWE)

UNSPECIFIED (2015) MODAL SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN PARTISIPATIF GUNA MENYONGSONG BERLAKUNYA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) 2016 (STUDI DI KOTA LHOKSEUMAWE). In: SEMINAR NASIONAL EKONOMI III, 10 DESEMBER 2015, FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MALIKUSSALEH.

[img] Text
Article SNE 2015.pdf

Download (240kB)

Abstract

Abstrak Partisipasi masyarakat dalam pembangunan berarti bentuk keikutsertaaan masyarakat secara sadar dalam kegiatan pembangunan, partisipasi masyarakat dimulai dari penyusunan rencana sampai evaluasi hasil kerja. Upaya menarik minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan, pemerintah perlu menerapkan pola yang bisa memberikan motivasi pada masyarakat dalam pembangunan. Peran pemerintah sangat besar untuk mengembangkan masyarakat dengan memperkuat modal sosial terlebih dahulu sebelum pemerintah mengharapkan partisipasi dari masyarakat dalam pembangunan yang dilaksanakan. Pemerintah mempunyai andil yang besar dalam mengembangkan pola pikir dan kebiasaan masyarakat dalam melaksanakan aktifitas, bila pengembangan masyarakat telah berhasil terlaksana, pemerintah telah mudah mengarahkan dan membimbing masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Pembangunan partisipatif menurut konsep sekarang mempertemukan pendekatan dari atas ke bawah (top-dowann), pendekat modal sosial dalam pembangunan memberikan dampak yang lebih nyaman dan kondusif, dimana keputusan-keputusan dirumuskan dari atas dan pendekatan dari bawah ke atas (bottom-up), yang menekankan keputusan di tangan masyarakat adalah konsep ideal pembangunan. Pembangunan yang mepertimbangkan kearifan lokal seperti revitalisasi untuk saling menghargai antara yang muda dengan yang tua, memiliki jiwa dan semangat saling membantu (bergotong royang), bank mawah (unit pemodalan dan simpan pinjang syariah model masyarakat ekonomi menengah ke bawah) dan mampu melahirkan sumber daya manusia yang handal produk Lambaga pendidikan yang memilki kualitas, serta kemampuan komunikasi masyarakat dengan menggunakan bahasa internasional adalah modal yang penting dalam menghadapi dimulainya penerapan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) padal tahun 2016.

Item Type: Conference or Workshop Item (Keynote)
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of Sociology
Depositing User: Dr. Fajri M Kasim
Date Deposited: 25 Oct 2017 23:00
Last Modified: 25 Oct 2017 23:00
URI: http://repository.unimal.ac.id/id/eprint/3015

Actions (login required)

View Item View Item